Lewati navigasi

José Mário dos Santos Mourinho Félix (lebih dikenal sebagai José Mourinho, lahir di Setubal, Portugal, pada 26 Januari 1963) adalah seorang pelatih sepak bola asal Portugal. Ia diumumkan sebagai pelatih Inter Milan pada 2 Juni 2008. Terakhir dari tahun 2004 hingga September 2007 ia melatih klub Liga Utama Inggris, Chelsea FC. Sebelumnya ia melatih F.C. Porto (2002-2004), U.D. Leiria (2001-2002), dan S.L. Benfica (2000-2001). Ia telah dua kali membawa Porto dan Chelsea menjadi juara liga serta mengantarkan gelar Liga Champions dan Piala UEFA bagi Porto. Ia dua kali dinobatkan sebagai pelatih sepak bola terbaik dunia oleh International Federation of Football History & Statistics (2004 dan 2005).

Mourinho belajar di universitas di Lisboa dan meraih gelar sarjana dalam bidang ilmu olah raga dengan tesis mengenai metodologi persepak bolaan. Mourinho dengan cepat beralih profesi mulai dari mengajar, melatih tim junior dan menjadi penterjemah untuk Bobby Robson pada Sporting Lisboa, kemudian menjadi asisten pelatih ketika ia mengikuti Robson pindah ke FC Porto dan Barcelona. Di Barcelona, ia menjadi asisten Louis van Gaal, kemudian di tahun 2000 ia kembali ke Lisboa dan menjadi pelatih Benfica.

Mourinho terkenal dengan komentar-komentarnya yang sangat tajam dan kontroversial. Saat tiba di Chelsea pada 2004, ia menyebut dirinya sebagai “sang istimewa” (The Special One). Ditambah dengan penampilannya yang bergaya “bintang film”, ia kerap menjadi sasaran di halaman utama berita dan gosip. Profilnya menjadi salah satu penghuni patung lilin di Museum Madame Tussaud di London.

Iklan

Born in Sweden to a Croatian mother and a Bosnian father, Zlatan Ibrahimovic made a name for himself at the tender age of ten in a match for Balkan’s 12-year-olds against Vellinge. With Balkan 4-0 down at half time, Zlatan came off the bench and scored eight goals to give his team an 8-5 victory.
– Ibra joins Inter after three years at Malmo, four at Ajax and two with Juventus. When unveiled to the media at Angelo Moratti Sports Centre, he declared: “As a boy, I always supported Inter.”
– Zlatan scored a goal on his debut for Swedens U-21s against Macedonia, and represented his country at full international level for the first time on 31 January 2001 in a match against Faroe Islands. He scored his first goal for the national team after coming on as a substitute in a World Cup qualifying victory over Azerbaijan. Named in Sweden’s 2002 World Cup squad at the age of 20, Ibrahimovic quickly became a regular fixture in the Scandinavian team. A player with a knack of producing the extraordinary, he scored a sublime backheeled flick to earn Sweden a 1-1 draw with Italy at Euro2004.
– Self-critical and instinctive, with great character and a slightly rebellious nature, Zlatan is an agile and acrobatic player despite his tall frame.